PENENTUAN
Hidup terasa banyak
ketentuan dan hidup terasa tidak ada pilihan, saat dimana kita tidak dapat
menentukan pilihan yang kita inginkan. Terasa semua terbatas, semua penuh ketentuan
akan hidup yang kita jalani. Apa yang menjadi faktor semua ini?
Yang menjadi faktor semua
ketentuan ini adalah Kondisi dan kemampuan.
Mungkin semua individu
itu berbeda kondisi. Banyak dari sebagian orang yang memiliki kondisi yang
baik, tetapi mereka menyepelekan situasi bahkan salah memilih tujuan hidup.
Sedangkan orang yang memiliki kondisi yang kurang baik, justru mereka berjuang
dan bersusah payah untuk mendapatkan situasi yang mereka inginkan.
Garis hidup itu memang
ada nyata dan buktinya. Kita dapat lihat dengan kenyataan dalam hidup dan
sekitar. Mungkin kamu belum peka dengan sekitar kamu, tapi cobalah untuk lebih
mengetahuai bahkan lebih perhatikan sekitarmu mulai sekarang, karena kamu pasti
akan mendapatkan masalah garis hidup di kalangan sekitar kamu.
Banyak ketentuan yang
harus kita jalani, bahkan penentuan menuntut kita untuk bisa selektif dalam
menjalani hidup. Apa gunanya menentukan pilihan, jika memang penentuanlah yang
menuntut kita untuk menjalani ketentuan itu. Apa gunanya menentukan harapan,
jika memang harapan sudah telah menjadi ketentuan lain yang berbeda dengan
harapan yang telah kita tentukan.
Semuanya tidak akan ada
sia-sia di akhir, jika kita berani dan nyaman dalam kondisi. Tapi apa kita
tidak boleh menentukan harapan dan mimpi-mimpi di puncak penentu? YA..
tentu kita justru DAPAT menentukan mimpi yang kita tentukan dan harapan. Kenapa
tidak? Yang menjalani hidup itu adalah “SAYA” bukan “MEREKA”. Nah inilah yang
harus menjadi pemikiran. Hidup memang penuh resiko. Jika tidak ingin bertemu
dengan resiko hidup, lebih baik kamu tidak usah hidup.
Hidup itu ada dua yaitu
awal dan akhir.
Kamu harus dapat memulai
dan kamu juga harus menerima akhir dari kehidupan. Hidup itu hanya sementara,
jika kamu tidak dapat menggunakan hidupmu dengan seindah dan senyaman mungkin
maka hidup kamu akan merasa sia-sia. Apa salahnya kamu mencoba hal yang membuat
kamu senang dan nyaman dalam kondisi.
Penentuan kamu sekarang
adalah melalui MOTIVASI. Semua pembicaraan, semua perlakuan, semua pengalaman,
semua bisikan, semua kegalauan, semua ucapan, dan semua kondisi adalah Motivasi
sebagai awal kamu untuk menentukan mimpi kamu dan keyakinanlah yang membuat kamu mampu melakukannya. Semua harapan kini telah menjadi
ketentuan, dan semua mimpi telah menjadi Penentuan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar