Hujan dan Tanah
Hujan
adalah proses kondensasi uap air di atmosfer menjadi butir air yang cukup berat
untuk jatuh dan biasanya tiba didaratan tanah. Sementara tanah adalah bagian
kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik.
Taukah
kamu apa hubungan antara hujan dengan tanah?
Hujan
dan tanah dapat dipengaruhi oleh cuaca. Disini cuaca dapat menentukan semuanya.
Ada dua kemungkinan yang dapat menjadi pertimbangan cuaca, apakah cuaca itu
mendukung atau tidak mendukung untuk terciptanya pertemuan antara hujan dengan
tanah.
Kemungkinan
pertama, apabila cuaca tidak
mendukung, maka hujan dan tanah tidak akan di pertemukan. Cuaca itu mendatangkan
kemarau yang buruk. Keadaan kemarau ini akan mengakibatkan, kehidupan di bumi
akan kering kekurangan oksigen dan bahkan tidak hidupnya kehidupan yang berada
dipermukaan tanah. Tetapi dalam kemungkinan kedua, jika cuaca mendukung untuk
mempertemukan hujan dan tanah, maka keadaan mendatangkan musim penghujan yang
berdampak pada hidupnya kehidupan yang berada di permukaan tanah. Dan ini
merupakan saatnya yang aku tunggu tunggu.
Di saat
hujan turun dari awan yang menutupi langit, datanglah sebuah hujan yang akan banyak
meneteskan airnya dan terjun membasahi tanah. Apa yang akan dirasakan oleh tanah?
Ya..
tentunya tanah akan selalu bahagia di setiap sang hujan turun untuk datang menemani. Kehangatan yang dirasa menaburkan
rasa yang tidak pernah dirasakan tanah semasa hidupnya untuk saat ini. Dikala hujan
memberikan kehangatan, begitu bahagianya tanah akan keadaan yang dapat menyejukan akan
kehangatan yang diturunkan oleh sang hujan. Air yang turun merupakan oksigen
yang dibutuhkan di saat tanah mulai rentan tak berdaya. Disaat hujan turun
dengan meneteskan air yang dia turunkan dan tanah mengharapkan untuk hujan
tidak berhenti, Ingin rasanya di saat merasakan tetes demi tetes air yang
mengalir dengan membawakan kenyamanan dan kebahagiaan yang dicari selama ini
tidak akan hilang, bahkan semuanya itu tidak mau berhenti dengan cepat. Tak dapat
dipungkiri, betapa berartinya tetesan hujan itu untuk sang tanah.
Diasaat
hujan tidak kunjung datang, apa yang dirasakan oleh tanah?
Jika hujan
tidak kunjung datang, maka tanah akan mencari dan menunggu kedatangan sang
hujan. Dan tanah bertanya kepada awan “kapan kamu turunkan hujan kembali? Kenapa
hujan itu tidak kamu turunkan? Dan apa kamu tau, betapa berartinya tetesan
hujan itu untuk hidupku?”. Sungguh tidak berdayanya permukaan ini tanpa tetesan
kasih sayang dari sang hujan yang biasanya mengaliri semua rasa kenyamanan dan
kehangatan yang hujan berikan saat membasahi permukaan tanah. Tapi jika hujan
itu justru tidak kunjung datang kembali, maka apa yang akan tanah lakukan? Mungkin
tanah akan bisa terdiam dan tersenyum. Dan berfikir mungkin ini saat nya hujan
tidak mau memberikan tetesan airnya untukku. Mungkin sang tanah harus bertahan dengan
hidupnya tanpa daya, tanpa oksigen dari hujan sampai akhirnya permukaan
itu menjadi kering dan tidak dapat menghidupkan hidupnya. Tanah akan menunggu dan berharap hujan sampai hidupnya menjadi
hidup kembali karena kedatangan sang hujan.
Hubungan
hujan dengan tanah itu sebenarnya sangat berarti, mereka saling menghidupkan,
mereka saling memberikan rasa kasih sayang, mereka saling memberikan energi
hidup, dan mereka saling memberikan warna. Semakin hari ingin rasanya aku
melihat hujan turun dan membasahi tanah. Sungguh bahagianya mereka jika
dipertemukan, dan kebahagiaan itupun dapat aku rasakan. Hujan dan tanah bukan
suatu yang aku anggap biasa, tetapi hujan dan tanah sangat luar biasa. Indahnya
kebagiaan yang tercipta di dalam kehidupan mereka, ingin rasanya aku masuk dan
bercerita banyak kepada mereka ya.. “hujan dan tanah”.
Sumber
foto:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar